Berikut ini wisata alam yang di rekomendasikan sebagai wish list untuk di kunjungi.
Kendil Wesi adalah wisata sumber mata air yang berlokasi di Dusun Mendiro, Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Air terjun Selo Lapis merupakan salah satu air terjun yang masih terjaga keasliannya, karena berasal dari sumber mata air Gunung Anjasmoro. Arti kata tersebut adalah berlapis – lapis.
Wisata pantau Rangkong terletak di Dusun Mendiro, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Wisata ini terletak di tengah perkebunan dengan menyajikan pemandangan hutan, tebing, dan gunung yang indah.
Wisata kuliner yang direkomdasikan kita untuk anda nikmati ketika berada di jombang.
Warung yang menjual nasi lodeh dengan lauk daging serta jeroan sapi itu sudah terkenal baik dari masyarakat Jombang maupun luar Jombang.
Berikut ini wisata religi yang di rekomendasikan sebagai wish list untuk di kunjungi.
Makam Abdurrahmam Wahid mantan presiden Indonesia di Jombang selalu ramai dikunjungi peziarah.
Selain makam para tokoh muslim Indonesia, di kompleks ponpes Tebuireng juga terdapat Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asyari.
Tempat ibadah umat Tri Dharma di Jalan Raya Wangkal Gudo, Desa/Kecamatan Gudo, Jombang ini disebut telah ada sejak awal abad 18.
Wisata Edukasi yang direkomdasikan kita untuk anda nikmati ketika berada di jombang.
Candi Rimbi berlokasi di Desa Pulosari, Kec. Bareng, Kab. Jombang. Runtuhan Candi Rimbi ditemukan oleh orang Inggris yang bernama Alfred Wallace, ketika melewati tempat itu saat mengoleksi tanaman di Wonosalam sekitar akhir abad 19.
Candi Rimbi adalah peninggalan agama Hindu dari masa Klasik Majapahit merupakan candi pendharmaan Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi ibunda dari Prabu Hayam Wuruk.
Candi ini juga sering disebut Cungkup Pulo. Nama Rimbi dikaitkan dengan nama tokoh pewayangan bernama Arimbi, isteri Werkudara atau yang lebih dikenal dengan nama Bima.
Museum Islam Indonesia KH. Hasyim Asary berjarak 6,7 kilometer ke arah selatan dari alun-alun Jombang. Tempat penyimpanan benda bersejarah tersebut masih termasuk dalam lingkungan atau area Pesantren Tebuireng. Jarak pondok tersebut ke museum kurang lebih hanya 500 meter ke arah selatan.
Secara geografis, museum yang bangunannya berbentuk piramida itu berada di Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Dari alun-alun, dengan jarak yang sudah disebutkan, hanya butuh waktu kurang dari 20 menit menggunakan mobil untuk sampai ke museum.